Connect with us

Uncategorized

Tentara dan Polisi Patroli Bersama Cegah Kebakaran Hutan-Lahan

Published

on

Petugas gabungan memberikan imbauan kepada warga yang sedang beraktifitas di lahan perkebunan mereka.

Sulutraya.com, Manado – Guna menghindari terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di musim kemarau, personel Polsek Likupang menggelar patroli bersama TNI dan pemerintah desa, di Winuri, Likupang Timur, Minahasa Utara.

Bhabinkamtibmas Polsek Likupang Ajun Inspektur Satu Polisi Tarfin Mambu, di Minahasa Utara, Senin (12/8/2019) berkata, dalam patroli, petugas gabungan memberikan imbauan kepada warga yang sedang beraktifitas di lahan perkebunan mereka. Patroli itu dia laksanakan bersama Babinsa Winuri Sersan Kepala Jemmy Nangkoda dan para perangkat desa setempat.

“Kami mengimbau warga jangan membuka lahan baru dengan cara membakar, karena dapat menimbulkan kebakaran. Pembakaran hutan dan lahan merupakan pelanggaran pidana,” katanya.

“Karena selain dapat membahayakan keselamatan jiwa, juga menimbulkan kerugian bagi negara maupun masyarakat sekitarnya,” katanya. (jmd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

KOTA MANADO

Petani Sulut Bertahap Beralih Gunakan Metode Mekanisasi Pertanian

Published

on

Penggunaan traktor roda empat dan traktor tangan mengganti metode tradisional, mampu menekan biaya produksi.

Sulutraya.com, Manado – Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulawesi Utara, Novly Wowiling mengatakan, petani di kawasan pertanian secara bertahap mulai beralih pada metode mekanisasi pertanian.

“Secara bertahap menggunakan metode ini. Pengaruhnya semakin optimal dan signifikan karena mampu menekan biaya produksi sehingga terjadi efisiensi,” ucap Wowiling di Manado, Selasa (30/7/2019).

Dia mengatakan, penerapan mekanisasi pertanian baru dilakukan di daerah-daerah yang menjadi kawasan pertanian seperti di Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa, dan Kabupaten Minahasa Utara.

Penggunaan traktor roda empat dan traktor tangan mengganti metode tradisional, lanjut dia, mampu menekan biaya produksi.

“Ketika biaya produksi mampu kita tekan, produksi pertanian semakin meningkat, ujung-ujungnya petani terbantukan pada budidaya pertanian sehingga meningkatkan pendapatan petani,” ujarnya.

Penerapan mekanisasi pertanian ini, lanjut dia, diterapkan di sentra-sentra komoditas unggulan daerah seperti padi, jagung dan kedelai.

“Penerapan mekanisasi pertanian di dalam kawasan pertanian proporsinya kira-kira sudah 60 persen, setelah semua berhasil menggunakannya secara bertahap bergeser ke luar kawasan,” ujarnya optimis.

Fokus pembangunan di wilayah kawasan melalui penggunaan mekanisasi pertanian, lanjut dia, bisa berdampak pada naiknya nilai tukar petani (NTP), walaupun kenaikannya dipengaruhi banyak faktor.

“Pembangunan pertanian di level pedesaan dengan mekanisasi pertanian akan berdampak pada efisiensi usaha tani. Karena itu sebagimana tugas pokok dan fungsi yang melekat, kita terus mengarahkan program dan kegiatan pertanian untuk mencapai peningkatan produksi,” katanya. (kap)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KOTA MANADO

BKKBN: Mengendalikan Angka Kelahiran Sokong Sektor Pariwisata Sulut

Published

on

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Utara, Drs Sugiyatna MM.

Sulutraya.com, Manado – Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Utara Drs Sugiyatna MM optimistis upaya mengendalikan angka kelahiran dapat menyokong sektor pariwisata.

“Dampak populasi penduduk yang tidak bisa dikendalikan di antaranya dapat menyebabkan munculnya kerawanan sosial, banyak pengangguran, serta situasi dan kondisi yang tidak kondusif,” sebut Sugiyatna di Manado, Senin (29/7/2019).

Menurut dia, indikator seperti tingginya angka kriminalitas yang menyebabkan situasi daerah tidak kondusif dapat mempengaruhi sektor pariwisata yang saat ini menjadi andalan pemerintah provinsi.

“BKKBN dengan bidang kerja yang melekat akan ikut membantu upaya pemerintah provinsi menggenjot sektor pariwisata. Paling tidak berupaya membantu agar angka kelahiran tidak naik melainkan terus menurun,” ujarnya.

Angka kelahiran yang terus dikendalikan semakin membuka peluang masyarakat yang masuk usia produktif terserap lapangan kerja.

“Semakin banyak masyarakat terserap lapangan kerja akan berimbas pada penurunan angka pengangguran, sementara di sisi lainnya kesejahteraan ikut meningkat pula,” katanya.

Upaya yang dilakukan BKKBN saat ini untuk mengendalikan angka kelahiran yaitu dengan menyediakan alat kontrasepsi di semua fasilitas kesehatan.

Selain itu, terus melakukan promosi atau kampanye dua anak cukup.

Menurut Sugiyatna, angka fertilitas total di provinsi ujung utara Sulawesi itu sebesar 2,2 anak per wanita usia subur.

Bahkan secara nasional, dengan angka kelahiran total sebesar itu, menempatkan Sulut di urutan keenam setelah Jawa Timur, Bali, Kepulauan Riau, DKI Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta. (kap)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Uncategorized

Berkuda-Pordasi Sulut Juara Dua Umum Kejurnas Seri I

Published

on

Dari 180 total poin yang diperebutkan di babak final Kejurnas pacuan kuda seri I ini, Tim Pordasi Sulut yang menurunkan lima belas.

Sulutraya.com, Manado– Tim Pordasi Sulawesi Utara (Sulut) meraih juara dua umum pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda seri I tahun 2019 di Gelanggang Pacuan Kuda Tegalweton Salatiga, Minggu (28/7/2019).

Ketua Umum Pengprov Pordasi Sulut Ferry Wowor didampingi Ketua Harian James Waani, mengatakan babak final kejurnas seri I tahun 2019 yang bertajuk “Derby Indonesia 2019” dan dilaksanakan di Gelanggang pacuan kuda tegalwaton berlangsung begitu ketat.

“Persaingannya ketat dan saling mengalahkan sesama tim-tim Pordasi elit seperti Jabar, Sulut, Jateng, Jatim dan Sumbar,” katanya.

Ia mengatakan dari 180 total poin yang diperebutkan di babak final Kejurnas pacuan kuda seri I ini, Tim Pordasi Sulut yang menurunkan lima belas.

kuda pacu pada enam kelas dari delapan kelas yang dipertandingkan sukses mengumpulkan 41 poin dan tampil sebagai juara dua umum. “Sedangkan untuk juara umum pertama diraih tim Pordasi Jabar dengan 64,5 poin dan Jateng juara tiga umum dengan 38 poin,”katanya.

Ia mengatakan hasil kejurnas ini sangat memuaskan bagi tim Pordasi Sulut.

“Hasil final ini bagi tim Pordasi Sulut sudah optimal. Pengurus dan anggota tim puas atas raihan juara dua umum, karena pada kejurnas pacuan kuda seri I tahun 2018 lalu, Tim Pordasi Sulut hanya menduduki juara 3 umum dibawah Jateng dan Jabar,”katanya.

Ia mengatakan memang sebelum tim Pordasi Sulut berangkat ke Salatigia pada awal Mei lalu, materi kuda pacu sangat baik dan berpeluang meraih juara umum.

Tetapi ada beberapa faktor nonteknis yang sangat mempengaruhi seperti di babak penyisihan yang lalu.

“Pada waktu barrier draw babak penyisihan lalu ada beberapa kuda seperti Elektra dan Kamasilan yang menjadi unggulan tim Pordasi Sulut harus naik kelas. Ditambah lagi ada kuda pacu yang cedera serta joki jatuh pada babak penyisihan sehingga tidak lolos di babak final,” katanya.

Ia menambahkan padahal kuda pacu tersebut telah ditargetkan menyumbang poin bagi tim Pordasi Sulut di babak final pada hari ini.

Hasil lengkap Kejurnas Pacuan Kuda Seri I “Indonesia Deby”2019 masing-masing Kelas 2 Tahun Pemula C/D 1.200 Meter (M) juara pertama kuda.

Merdeka Jatim dari Jatim joki Inul pelatih Berty Sondakh pemilik H. Mochammad Ru’i dari Bintang Madura Stable diikuti kuda Permata Nagari dari Sulut joki F. Sangian pelatih Mario Bahar pemilik Robby Dondokambey dari Bendang Stable dan kuda Atalanta Queen dari Sumbar joki Y. Sondakh pelatih Kusno B pemilik M. Ikhlas dari Aira Stable.

Kelas THB INA 2 Tahun 1.400 M juara pertama kuda Hero Eclipse dari Jateng joki M. Soleran pelatih R. Soleran pemilik Iman Hartono dari Eclipse Stable, dikuti kuda War Senator dari Jabar joki H. Suoth pelatih Karlan pemilik Kusnadi Halim dari King Halim Stable dan kuda Dancing Fox dari Jateng joki F. Turangan pelatih A. Paendong pemilik Suryo Luhur Hidayat dari Metro Stable.

Kelas 2 Tahun Pemula A/B 1.400 M juara pertama kuda Calgara dari Sulut joki Y. Sondakh pelatih Kusno B. pemilik Haki dari Argomulyo Stable disusul kuda Panco dari Jabar joki S. Deddy pelatih Karina Saddak pemilik Karina dan Karissa Saddak dari Aragon Stable serta kuda Cahaya Sion dari Sulut joki H. Paendong pelatih Herdy Rori pemilik Royke O. Roring dari Prima Sion Stable.

Kelas 4 Tahun C/D 1.600 M juara pertama kuda Pariwangi dari Sulut joki Y. Sondakh pelatih Kusno B pemilik Haki dari Argomulyo Stable disusul kuda Angel Eclipse dari Jateng joki M. Soleran pelatih R Soleran pemilik Iman Hartono dari -Eclipse Stable dan kuda Besse Dona dari DKI Jakarta joki R. Rorimpandey pelatih G. Mulyana pemilik Ahmad Huraira Nurhani dari Cienggang Stable.

Kelas 3 Tahun Remaja 1.600 M juara pertama kuda Oduscha Eclipse dari Jateng joki M. Soleran pelatih R. Soleran pemilik Iman Hartono dar Eclipse Stable disusul kuda Alana dari Sulut joki H. Paendong pelatih Herdy Rori pemilik Edwin Silangen dari Prima Sion Stable dan kuda Marawa Sumbar dari Sumbar joki Ade S. Herman pemilik H. Aidil Azwar dari Nikita Stable.

Kelas THB INA 3 Tahun keatas 1.600 M juara pertama kuda La Liga dari Jabar joki J. Septian pelatih Karina Saddak pemilik Karina dan Karissa Saddak dari Aragon Stable disusul kuda Rahmadnia Gold dari Jabar joki V. Wongkar pelatih H. F. Saddak pemilik Imam Riyadi dari Winoto Stable dan kuda Calluela dari Jabar joki G. Prayoga pelatih Danni Saddak pemilik Karina dan Karissa Saddak dari Aragon Stable.

Kelas 3 Tahun Derby 2.000 M juara pertama kuda Cinderella Jatim dari Jabar joki H. Suoth pelatih Karlan pemilik Cheng Kwo Kway dari King Halim Stable diikuti kuda Queen Thalasa dari Jabar joki J. Runtu pelatih Karlan pemilik Cheng Kwo Kway dari King Halim Stable dan kuda Grand Mayyora dari Jatim joki A. Trisna pelatih Himawan pemilik H. Warleiyono dari Mayyora Stable.

Kelas 4 Tahun A/B 2.000 M juara pertama kuda King Fisal dari Jatim joki Yunan Faruk pelatih Fisal Stable diikuti kuda Vaux’s Legend dari Jateng joki T. Pantow pelatih Karsono pemilik Jenny Erya dari Janendra Stable dan kuda Elektra dari Sulut joki R. Rorimpandey pelatih R. Ratu pemili Royke O Roring dari Minahasa Blessing Stable. (kap)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending