Connect with us

FINANSIAL

Bank SulutGo Ajukan Kuota KUR Rp20 Miliar Tahun Ini

Published

on

Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo, Jeffry Dendeng.

Sulutraya.com, Manado – PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) mengajukan kuota penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebanyak Rp20 miliar.

“Kami baru mengusulkan kuota KUR sebanyak Rp20 miliar, belum dalam jumlah yang banyak,” kata Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo Jeffry Dendeng di Manado, Senin (8/7/2019).

Dia mengatakan secara umum kinerja perseroan menjelang akhir semester I/2019 cukup baik, didorong oleh perbaikan kualitas aset yang berjalan seiring dengan penurunan biaya pencadangan.

Jeffry menjelaskan perseroan juga tengah berupaya mendiversifikasi aset kredit mereka khususnya kepada kredit produktif.

“Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang akan terealisasi dalam waktu dekat,” jelasnya.

Sementara ini, kata Jeffry, Bank SulutGo belum mendapatkan izin, tetapi kira-kira semester II/2019 lah mudah-mudahan sudah ada izinnya.

“Tahun ini, kami ingin belajar dulu dalam penyaluran KUR, tahun depan baru kami mulai dengan lebih besar,” kata Jeffry.

Bank SulutGo, sebagai bank milik daerah akan berupaya memberikan yang terbaik bagi pembangunan provinsi Sulut dan Gorontalo.

“Kami tidak hanya sekedar mencari keuntungan bisnis, namun tetap memperhatikan apa yang diperlukan oleh kabupaten dan kota lewat dana CSR,” jelasnya. (ant)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

FINANSIAL

Dapatkah Harga Saham Dikelola dengan Strategi Komunikasi?

Published

on

Dua faktor penting yang bisa mempengaruhi kenaikan atau penurunan harga saham, faktor eksternal, dan faktor internal.

Sulutraya.com, Jakarta – Berdasarkan referensi, setidaknya ada dua faktor penting yang bisa mempengaruhi kenaikan atau penurunan harga saham, yaitu pertama, faktor eksternal, dan kedua, faktor internal.

Yang termasuk faktor internal adalah kebijakan pemerintah, fluktuasi kurs rupiah terhadap mata uang asing, kondisi fundamental ekonomi makro, rumor dan sentimen pasar, faktor manipulasi pasar, dan faktor kepanikan.

Sedangkan yang termasuk faktor internal adalah aksi korporasi (corporate action), dan proyeksi kinerja perusahaan pada masa mendatang. Namun demikian, rumor dan sentimen pasar, dan faktor manipulasi pasar, bisa juga datang dari internal.

Nah, tentu saja semua pihak terutama pemegang saham satu emiten (perusahaan publik atau listed company) ingin agar harga sahamnya berada di posisi yang baik, dan harapannya adalah harganya selalu meningkat.

Dengan harga saham yang baik, apalagi naik terus maka akan menguntungkan bagi investor dan pemegang saham. Secara jangka pendek mendapat keuntungan dari capital gain, sedangkan jangka panjangnya adalah penerimaan deviden yang baik.

Faktor eksternal yang dapat mempengaruhi harga saham, tentu sulit dipengaruhi oleh emiten, karena berada di luar jangkauan kekuasaannya.

Emiten Harus Memberikan Harapan

Tetapi yang faktor internal tentu bisa dikelola dengan baik dan optimal. Misalnya, aksi korporasi, dan proyeksi kinerja perusahaan pada masa mendatang.

Kalau ingin harga sahamnya baik, tentu saja aksi korporasinya harus memberikan harapan yang baik. Begitu juga proyeksi kinerjanya harus meyakinkan akan bisa direalisasikan.

Itu saja cukup? Menurut saya belum, karena semua emiten akan melakukan hal demikian juga. Karena itu, emiten juga perlu strategi komunikasi yang baik untuk mengelola rumor dan sentimen pasar.

Harga saham akan naik dan turun karena fluktuasi penawaran dan permintaan. Jika lebih banyak orang ingin membeli saham, harga pasarnya akan meningkat. Jika lebih banyak orang mencoba menjual saham, harganya akan turun.

Faktor rumor dan sentimen pasar (atau sentimen investor) merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi harga saham, karena itu perlu ada manajemen yang tepat untuk menangani masalah ini.

Masalahnya, sentimen pasar banyak dipengaruhi oleh berita. Baik itu berita positif, berita negatif, rumor (berita yang belum tentu kebenarannya), ataupun hoaks (berita bohong).

Strategi Komunikasi & Manajemen Reputasi

Mengantisipasi persoalan-persoalan di atas, tentu diperlukan suatu strategi komunikasi yang efektif dan manajemen reputasi yang bisa menjadi jembatan untuk transparansi informasi publik yang faktual material sekaligus menguntungkan bagi emiten.

Ada beberapa langkah positif yang bisa dilakukan oleh perusahaan publik yang relatif positif untuk diimplementasikan dalam strategi komunikasi, yaitu :

Pertama, banjiri media dengan berita aksi korporasi.

Ada daftar hampir 30 informasi publik (fakta material) aksi perusahaan yang wajib dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya semua aksi perusahaan yang positif/negatif bagi perusahaan harus dilaporkan.

Semua aksi korporasi yang positif sebaiknya dibuatkan Press Release dan didistribusikan kepada berbagai media, baik media mainstream, media bisnis, maupun media khusus pasar modal.

Kedua, tanggapi rumor dengan baik.

Rumor kadang-kadang ada juga yang positif, tetapi lebih banyak yang negatifnya.

Rumor negatif harus ditanggapi secara formal dengan jalan meluruskan informasi yang faktual. Mekanismenya, bisa lewat Press Release yang dilaporkan juga ke pihak otoritas.

Ketiga, sampaikan contingency plan yang tepat.

Bisa jadi ada kebijakan pemerintah dan cuaca yang tidak kondusif untuk iklim industri. Jika hal demikian yang terjadi, sampaikan tindakan dan langkah-langkah yang akan dilakukan agar kinerjanya tetap baik secara argumentatif.

Keempat, segera klarifikasi jika ada tudingan negatif.

Jika ada tudingan negatif apalagi, hoaks atau fitnah harus segera diklarifikasi pada saat itu juga. Jangan dibiarkan begitu saja.

Harus segera diklarifikasi pada saat itu juga, agar daya rusaknya tidak meluas. jika ada tudingan negatif apalagi, hoaks atau fitnah harus segera diklarifikasi pada saat itu juga.

Undang wartawan pasar modal untuk Press Conference, dan jika sangat signifikan laporkan kepada pihak yang berwajib, sebagai bentuk keseriusan emiten.

Kelima, singkirkan berita negatif ke Google belakang.

Ini penting, hampir semua orang — termasuk investor, kalau mencari referensi atau mencari second opinion untuk proses pengambilan keputusan adalah mengetik kata kunci di situs mesin pencari terbesar di dunia, yaitu Google.

Coba bayangkan ketika diketik kode saham atau nama emiten yang muncul adalah rumor, gosip, masalah hukum, pelanggaran peraturan, konten buruk dari investor, dan sederet berita negatif di Google Page One. Apa yang terjadi?

Karena itu, segera pindahkan berita-berita aksi korporasi yang positif di halamaj utama Google. Biarkan, berita negatif yang merusak reputasi korporasi digeser ke halaman G+2 atau lebih jauh lagi.

Dengan upaya-upaya komunikasi dan implementasi strategi manajemen reputasi seperti ini diharapkan corporate reputation emiten juga akan semakin baik.

Banjirnya berita positif terhadap emiten, dan susutnya berita negatif tentunya akan mengundang sentimen positif. Jika sentimen positif mulai tumbuh, mudah-mudahan harga saham emiten tersebut juga akan membaik.

Itulah sebabnya ada yang berpendapat di pasar modal yang menyebutkan bahwa harga saham itu dibentuk dari perkawinana antara financial engineering dengan communicatoons engineering, dalam arti positif. Mungkin, penjelasannya seperti itu. (bud)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

FINANSIAL

Kemenkeu Beri Penghargaan WTP Kota Bitung

Published

on

Pemerintah Kota Bitung kembali meraih penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia atas penyusunan dan laporan keuangan tahun 2018 dengan opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

Sulutraya.com, Manado – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia memberikan penghargaan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) tahun 2018 yang diserahkan langsung oleh Gubernur Sulut olly Dondokambey kepada Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban.

“WTP atas Laporan Keuangan 2018, Pemerintah Kota Bitung diganjar penghargaan Kementerian Keuangan RI,” kata Lomban di Bitung, Selasa (26/11/2019).

Pemerintah Kota Bitung kembali meraih penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia atas penyusunan dan laporan keuangan tahun 2018 dengan opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

Penghargaan yang diterima ini, katanya, adalah bentuk apresiasi Pemerintah Pusat atas keberhasilan Pemerintah Kota Bitung dalam menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan Daerah dengan capaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun 2018.

Pada kesempatan tersebut, Lomban menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Pusat atas penghargaan yang diberikan.

“Tentu juga tidak terlepas dari kerja sama yang baik dari seluruh perangkat daerah Kota Bitung,” katanya.

Untuk itu, dirinya mengucapkan terima kasih kepada segenap jajaran Pemerintah Kota Bitung yang sudah bekerja dengan baik.

Lomban juga mengingatkan kepada kepala OPD bahwa penghargaan ini jangan sampai membuat kita lengah.

“Kita harus pertahankan predikat WTP ini dan tingkatkan lagi dengan prestasi-prestasi yang lain,” tandasnya. (jmd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

FINANSIAL

Desa Marinsow Resmi Jadi Desa Sadar BPJSTK

Published

on

Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, merupakan inisiatif yang digagas oleh BPJS Ketenagakerjaan yang hingga saat ini telah mencapai ratusan desa yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sulutraya.com, Manado – Desa Marinsow, kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) resmi menjadi Desa Sadar jaminan sosial Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK).

“Kesadaran masyarakat akan pentingnya jaminan sosial harus terus dibangun agar menjadi budaya dan kebutuhan bagi masyarakat dalam menghadapi resiko sosial yang terjadi, seperti di Desa Marinsow yang mulai sadar akan jaminan tersebut,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Manado Hendrayanto di Manado, Selasa (29/10/2019).

Dia mengatakan BPJS Ketenagakerjaan sebagai penyelenggara jaminan sosial yang membidangi ketenagakerjaan memiliki cara tersendiri dalam memberikan pemahaman tersebut kepada seluruh warga negara Indonesia.

Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, merupakan inisiatif yang digagas oleh BPJS Ketenagakerjaan yang hingga saat ini telah mencapai ratusan desa yang tersebar di seluruh Indonesia.

Ia mengatakan Desa Marinsow merupakan desa ketiga yang menjadi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan tahun ini di Sulawesi Utara.

Desa marinsow yang merupakan salah satu desa wisata di Kabupaten Minahasa sangat mendukung program dari BPJS Ketenagakerjaan dengan menjadikan Aparat Desa, Badan Usaha Milik Desa dan Pekerja Informal sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, ungkap Hendrayanto.

Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara Jemmy Hengky Kuhu yang meresmikan Desa Marinsow sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan menyatakan dengan peresmian ini menjadi momentum yang sangat strategis dimana pemerintah berkomitmen besar untuk memberikan pelayanan jaminan sosial yang berkualitas dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Minahasa Utara.

Selain itu atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah mempercayakan Desa Marinsow Kecamatan Likupang Timur sebagai salah satu Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan tahun 2019.

“Semoga komitmen bersama untuk memberikan kenyamanan dan keamanan melalui program jaminan sosial kepada masyarakat tetap akan berlanjut di tahun berikutnya,” katanya. (ant)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending