Connect with us

KOTA MANADO

Kapolda-Pejabat TNI di Sulut Patroli Bersama

Published

on

Patroli gabungan TNI Polri ini untuk memastikan dan memberikan jaminan keamanan bagi seluruh masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut).

Sulutraya.com, Manado – Kapolda Sulut Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto, Kasdam XIII Merdeka Brigjen TNI Fajar Setiawan, Danlantamal VIII Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mosez Sipasulta, Danrem 131 Santiago Brigjen TNI Joseph Robert Giri serta Danlanudsri Kolonel Nav Insan Nanjaya, melaksanakan patroli bersama dalam pengamanan Pemilu, di Manado, Rabu (17/4/2019).

Kapolda Sigid Tri Hardjanto mengatakan patroli gabungan TNI Polri ini untuk memastikan dan memberikan jaminan keamanan bagi seluruh masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut).

“Dimana pada hari ini, masyarakat akan melaksanakan hak pilihnya, betul- betul merasakan, mendapatkan jaminan keamanan,” katanya.

Ia menambahkan, semua juga berdoa mudah-mudahan wilayah Sulut dalam pelaksanaan Pemilu, bisa berjalan dengan aman lancar dan damai.

“Itu merupakan tujuan kita bersama,” katanya.

Patroli tersebut menyusuri sejumlah ruas jalan di Manado antara lain jalan Bethesda, jalan Samrat menuju jalan A. Yani, menyusuri boulevard, masuk pusat Kota, menuju Paal dua, Wonasa, melewati jembatan Megawati, menuju jalan Yos Sudarso dan berhenti di kawasan Megamas.

Pada patroli itu tersebut, Kapolda Sulut, Kasdam XIII Merdeka, Danlantamal VIII, Danrem 131 Santiago serta Danlanudsri menggunakan sepeda motor.

Patroli itu juga diikuti sejumlah pejabat utama Polda serta personel TNI dan Polri di daerah itu.

Patroli gabungan TNI polri juga dilaksanakan di wilayah Polresta, Polres jajaran Polda Sulut. (kap)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

KOTA MANADO

Basarnas Manado Dukung Pemecahan Rekor Pembentangan Bendera

Published

on

Bantuan pengamanan dalam mendukung kegiatan itu dilakukan sejak Rabu (14/8/2019) saat pelaksanaan gladi resik.

Sulutraya.com, Manado – Basarnas Manado mendukung pelaksanaan kegiatan pembentangan bendera Merah Putih di bawah air yang dilaksanakan Kodam XIII Merdeka dan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), di Pantai Malalayang Manado, Kamis (15/8/2019).

Ketua Tim Basarnas Manado Dwi Oktavianus mengatakan dalam pelaksanaan kegiatan itu, Basarnas Manado ikut dalam melakukan pengamanan.

“Basarnas menurunkan sebanyak 12 personel dalam melakukan pengamanan dibantu dengan tiga buah perahu karet bermesin,” kata Dwi.

Ia menambahkan bantuan pengamanan dalam mendukung kegiatan itu dilakukan sejak Rabu (14/8/2019) saat pelaksanaan gladi resik.

“Sampai pada saat ini ikut terlibat, dan pada pelaksanaannya berjalan dengan lancar sesuai dengan petunjuk, tidak ada insiden dan lainnya,” katanya.

Kepala Basarnas Manado Gede Darmada mengatakan sudah menjadi tanggung jawab Basarnas dalam pengamanan untuk mengantisipasi apabila terjadi insiden atau membahayakan jiwa manusia.

Basarnas akan selalu hadir di tengah-tengah untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada semua orang yang melaksanakan aktifitas yang berisiko tinggi dan memerlukan keahlian pertolongan pertama pada saat terjadi kecelakaan atau insiden yang membahayakan jiwa manusia.

“Basarnas siap untuk semua kalangan baik dari masyarakat, instansi pemerintah dan organisasi apabila diminta untuk pengamanan dalam melaksanakan kegiatan yang melibatkan orang banyak,” katanya.

Pembentangan bendera Merah Putih berukuran panjang 500 meter dan lebar enam meter di bawah air dilakukan Kodam XIII Merdeka di Pantai Malalayang Manado dalam menyambut HUT ke-74 Kemeredekaan RI. (jur)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KOTA MANADO

Gubernur Apresiasi Pembentangan Bendera Terbesar Pecahkan Rekor Muri

Published

on

Kegiatan pembentangan bendera terbesar di Pantai Malalayang Manado, Kamis (15/8/2019).

Sulutraya.com, Manado – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey memberikan apresiasi pelaksanaan pembentangan bendera Merah Putih terbesar di bawah air dilakukan Kodam XIII Merdeka, dan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

“Atas nama pemerintah provinsi dan masyarakat Sulut mengucapkan terima kasih kepada Kodam XIII Merdeka yang sudah melaksanakan pembentangan bendera Merah Putih di bawah laut,” kata Olly pada kegiatan pembentangan bendera terbesar di Pantai Malalayang Manado, Kamis (15/8/22019).

Ia menambahkan terma kasih kepada Pangdam XIII Merdeka dan seluruh jajaran yang sudah berinisiatif melaksanakan acara pengibaran bendera sepanjang 500 meter di bawah laut dan ini menjadi catatan bagi kita semua.

“Ini tentunya satu kebanggaan bagi kita, acara ini untuk membawa dampak yang sangat baik. Ini tentunya berdampak secara luas bagi pariwisata di Sulut,” katanya.

Ia mengatakan memberi dukungan terhadap kegiatan yang terus dilaksanakan Kodam XIII Merdeka.

“Mudah-mudahan kegiatan yang terus dilaksanakan dalam rangka menunjang pertumbuhan ekonomi Sulut, terwujud,”katanya.

Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang mengatakan mengapresiasi kegiatan “Selam Kebangsaan” ini, selain sebagai sarana komunikasi sosial dengan warga masyarakat Kota Manado, pembentangan bendera Merah Putih raksasa di dasar laut ini juga dimaksudkan untuk memasyarakatkan olahraga selam.

“Sangat mengapresiasi langkah panitia penyelenggara yang telah berupaya keras untuk mewujudkan kegiatan “Serbuan Teritorial” berupa acara Selam Kebangsaan ini, juga kepada seluruh pihak terkait yang berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini,” katanya.

Lebih lanjut Panglima mengajak seluruh warga untuk memajukan bangsa ini dengan mewujudkan misi SDM Unggul Indonesia Maju yang menjadi tema peringatan HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan Negara Indonesia tahun ini,

“Melalui kegiatan Selam Kebangsaan Pembentangan Bendera Merah Putih Raksasa di Dasar Laut Pantai Malalayang Kota Manado, mari kita renungkan bersama jerih payah para pahlawan pendahulu bangsa”, kata Pangdam.

Kegiatan selam dengan pembentangan bendera Merah Putih dengan panjang 500 meter dan lebar enam meter yang dilaksanakan di Pantai Malalayang Manado dalam rangka menyambut HUT ke-74 Kemerdekaan RI. (ant)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KOTA MANADO

Wagub Optimistis 2,6 Juta Warga Sulut di Lindungi JKN-KIS

Published

on

Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw.

Sulutraya.com, Manado – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw optimistis 2,6 juta warga Sulut bisa dilindungi Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

“Walau fiskal kita menengah, kita harus bantu membayar premi mereka seperti Kabupaten Minahasa di mana pemprov harus membantu sekitar Rp20 miliar rupiah dari APBD sehingga penduduknya yang sekitar 375 ribu jiwa terkaver JKN-KIS,” ujar dia di Manado, Kamis (15/8/2019).

Upaya serupa, lanjut dia, sebagaimana harapan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dapat diwujudkan hingga ke kabupaten dan kota lainnya.

Wagub Steven menerangkan tiga besar penyakit yang dialami banyak masyarakat di provinsi itu, yaitu hipertensi, diabetes, dan obesitas.

“Kalau kita ke rumah sakit saya terenyuh melihat banyak yang cuci darah ini menandakan penetrasi penanggulangan kesehatan kita musti diubah, imbauan gerakan masyarakat sehat harus digalakkan,” kata dia.

Menurut dia, penanganan kesehatan dari hulu menjadi penting dan diupayakan dapat dimasukkan dalam dana desa melalui salah satu variabel kegiatan, yaitu sosialisasi tentang pola hidup bersih dan sehat.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah melalui instansi yang terkait memiliki kewajiban dalam mengawasi, mengendalikan keamanan, kemanfaatan serta mutu obat dan makanan yang beredar di masyarakat.

Pemerintah daerah, lanjut dia, optimistis mampu mewujudkan pelayanan kesehatan secara optimal bagi seluruh masyarakat.

Upaya untuk mewujudkan hal itu, kata dia, tak hanya menjadi tugas pemerintah, akan tetapi harus ada sinergi antara masyarakat dan pemerintah sesuai undang undang yang mengalokasikan 10 persen dari total anggaran untuk kesehatan.

“Itu tidak bisa ditawar-tawar,” kata dia. (ant)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending