Connect with us

KOTA KOTAMOBAGU

Di Sulawesi Utara, Sandiaga Uno Dicurhati Van Gobel dan Siapkan Rumah Siap Kerja juga OK OCE

Published

on

Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno saat di hadapan ribuan simpatisan dan relawan di Lapangan Molinow Kota Kotamabagu, Sulawesi Utara, Jumat (29/3/2019).

Sulutraya.com, Kota Kotamobagu — Di hadapan ribuan simpatisan dan relawan di Lapangan Molinow Kota Kotamabagu, Sulawesi Utara, Jumat (29/3/2019), Sandiaga Salahuddin Uno dicurhati Ibu Sahabi van Gobel. “Pak kalau bisa naikan harga kopra,” kata Sahabi pada Sandiaga.

“Ibu Sahabi, bersama Prabowo Sandi kami akan membangun industri untuk kopra. Sehingga harganya stabil dan menguntungkan. Di setiap titik yang saya kunjungi, komoditas pertanian dan perkebunan, harga-harganya anjlok karena tidak ada industri pengolahan dipusat-pusat pertanian dan perkebunan tersebut,” terang. Sandi.

Dalam kesempatan itu, calon wakil presiden nomor urut 02 ini juga menyatakan akan menyiapkan OK OCE dan Rumah Siap Kerja bagi masyarakat Sulawesi Utara.

“Kebetulan ini ada anak muda yang sudah siap untuk membantu milenials mendapatkan pekerjaan dengan link dan match di rumah siap kerja. Begitu juga dengan masyarakat yang ingin memulai usahanya melalui OK OCE. Terima Kasih buat Amalia Lenjer yang mau mendirikan Rumah Siap Kerja juga OK OCE di Kota Kotamobagu, terang Sandi.

Di lapangan yang penuh sesak dengan manusia itu, Sandi juga menyataka. kalau dirinya bersama Prabowo Subianto akan fokus pada ekonomi, harga -harga kebutuhan pokok stabil terjangkau dan penyedian serta penciptaan lapangan kerja.

Sandi tiba di Kota Kotamobagu pukul 03::00 dinihari, (29/3/2019). Pagi dia memulai altofitasnya dengan berlari. Kegitan sosialisasi terbuka itu sekaligus menutup rangkaian menyapa masyarakat di Sulawesi Utara. “Terima kasih Sulut, sambutannya luar biasa,” tutup Sandi sambil diiringi lagu Goyang Dua Jari. (yug)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

FINANSIAL

BI Bantu Kembangkan Nanas Olahan di Kotamobagu

Published

on

BI membantu para pelaku usaha kecil dan menengah dalam meningkatkan usahanya.

Sulutraya.com, Manado – Bank Indonesia (BI) bantu mengembangkan buah nanas olahan di Kota Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Hal ini untuk membantu para pelaku usaha kecil dan menengah dalam meningkatkan usahanya,” kata Kepala BI Perwakilan Sulut Soekowardojo melalui Assisten Direktur Bank Indonesia Gunawan di Kotamobagu, Kamis (20/12/2018).

Dia mengatakan melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) menyerahkan bantuan alat mengolah nanas kepada petani Kotamobagu.

Gunawan mengatakan, hal tersebut merupakan kelanjutan penandatanganan MoU beberapa bulan lalu, yang adalah upaya mengembangkan UMKM dalam hal ini produk unggulan di Kotamobagu. “Ini merupakan perwujudan tugas dan kerja sama BI dengan Kotamobagu. Program pengembangan ini juga untuk menanggulangi inflasi khususnya kecukupan pangan,” ujar Gunawan.

Dia mengatakan, merupakan sebuah kebanggaan terhadap produk-produk di Kotamobagu, yang hingga hari ini sudah ada dua komoditas unggulan di Kotamobagu yang dibantu BI untuk pengembangan.

“Mudah-mudahan kedepan ada lagi yang bisa kita bantu untuk mendorong UMKM di Kotamobagu,” ujar dia.

Alasan kenapa memilih UMKM, yakni karena BI melihat UMKM ini menjadi tulang punggung yang berperan sangat besar di bidang ekonomi.

UMKM, katanya, tahan terhadap berbagai guncangan baik eksternal maupun internal. UMKM tetap bertahan meskipun naik turunnya dollar.

Gunawan kemudian mengungkapkan alasan memilih produk nanas Kotamobagu selain kopi, karena BI melihat nanas sangat strategis produknya melimpah di Kotamobagu.

Kualitas nanas sangat bagus, lebih manis dari nanas yang ada di daerah lain di Indonesia misalnya Jawa. Kadar airnya tidak sebanyak nanas di Jawa. Selain itu, katanya, nanas Kotamobagu lebih banyak dijual dalam bentuk buah, yang harganya tidak terlalu mahal.

Hal itu kata Gunawan mampu meningkatkan nilai tambah petani nanas di Kotamobagu.

Gunawan berpesan agar bantuan alat tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik, untuk meningkatkan nilai produk.

“Kami juga berharap bantuan kami menjadi pemicu dinas atau instansi lain di Kota Kotamobagu atau Sulut melakukan hal yang sama mengembangkan produk nanas.

Tahun ini Bank Indonesia menyerahkan bantuan tiga set alat-alat pengolahan nanas berupa, mesin pengupas, mesin blender, mesin Tilting, Cup Sealer, working table, sink table, ,tabung gas, dan chest freezer. (jmd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending