Connect with us

DIGITAL

BNI Banking Cafe Diskon 50 Persen Pengguna LinkAja

Published

on

Aplikasi LinkAja bisa mendapatkan keuntungan banyak di BNI banking Cafe, baik beli minuman, kue dan sebagainya semua diskon 50 persen.

Sulutraya.com, Manado – PT Bank Negara Indonesia (BNI) Banking Cafe Manado memberikan diskon hingga 50 persen bagi pengguna LinkAja.

“Kami memberikan diskon hingga 50 persen, bagi masyarakat yang menggunakan aplikasi linkAja, jika akan bertransaksi di BNI Banking Cafe,” kata CEO BNI Wilayah Manado Harris Agus handoko melalui Pimpinan Outlet BNI Banking Cafe Manado Winda Suwuh di Manado, Kamis (21/3/2019).

Winda mengatakan menggunakan aplikasi LinkAja bisa mendapatkan keuntungan banyak di BNI banking Cafe. Baik beli minuman, kue dan sebagainya semua diskon 50 persen.

Dia menjelaskan BNI Manado melakukan ekspansi layanan digital “banking cafe” pertama kali di Indonesia.

“Memang kantor layanan Digital Banking sudah cukup banyak, tapi yang berkonsep banking cafe baru pertama di Manado,” jelasnya.

Layanan dompet digital milik operator seluler Telkomsel yakni T-Cash, telah bertransformasi menjadi LinkAja.

LinkAja merupakan peleburan dari layanan keuangan elektronik yang dimiliki berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Jadi pengguna Linkaja, sejak tanggal 1 Maret 2019 sudah berlaku diskon 50 persen di BNI Banking Cafe Manado,’ jelasnya.

LinkAja dioperasikan oleh PT Fintek Karya Nusantara (Finarya). Finarya merupakan perusahaan yang dibentuk oleh tujuh BUMN, yakni Telkomsel, Bank BRI, Bank BNI, Bank BTN, Bank Mandiri, Pertamina, dan Asuransi Jiwasraya.

Winda mengatakan selain LinkAja, pengguna Yap, kartu debit BNI juga mendapatkan diskon 50 persen setiap bertansaksi di BNI Banking Cafe Manado.

BNI Digital Branch Manado Town square ini mengusung konsep Digital Branch Banking Cafe yang di desain blended antara bank dengan coffee shop dimana nasabah maupun calon nasabah dapat menikmati kenyamanan transaksi perbankan digital sambil berbelanja pada coffee shop.

Suatu kebanggaan, katanya, dimana BNI Digital Branch Mantos berhasil menjadi pelopor sebagai Digital Branch BNI pertama dan Bank BUMN pertama di Indonesia yang hadir dengan konsep Banking Cafe.

BNI Digital Branch merupakan outlet dengan layanan yang di dominasi oleh layanan digital dengan mengedepankan konsep self service.

Outlet ini, katanya, memberikan experience tersendiri bagi nasabah dalam melakukan transaksi perbankan dengan Digital Process Automation dan layanan Banking Assistant.

Proses pembukaan rekening dapat dilakukan pada perangkat SmartKios dan informasi produk dapat diperoleh melalui perangkat Interactive Wall, Interactive Table, Giant Screen, Internet Point dan Video Phone Banking. (kap)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

DIGITAL

Dinsos : E-Warung Di Sangihe Berlaku Mulai Agustus

Published

on

Bantuan untuk keluarga sasaran, dialihkan dalam bentuk bantuan non tunai yang disebut e-warung.

Sulutraya.com, Sulut – Kepala dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara Tadjudin Sainkadir mengatakan mulai bulan Agustus program beras sejahtera (Rastra) diganti dengan e-warung.

“Mulai Agustus, keluarga kurang mampu tidak lagi menerima bantuan beras sejahtera yang disalurkan Bulog tapi sudah diganti dengan e-warung,” kata Tadjudin Sainkadir di Tahuna, Selasa (23/7/2019).

Dengan diberlakukan e-warung, Rumah Tangga Sasaran (RTS) di Kabupaten Kepulauan Sangihe sudah tidak lagi menerima bantuan beras prasejahtera (Rastra).

Bantuan untuk keluarga sasaran, kata dia, dialihkan dalam bentuk bantuan non tunai yang disebut e-warung.

Dia katakan, setiap kampung di Sangihe harus memiliki warung elektronik untuk melakukan transaksi bantuan non tunai. “Mulai bulan Agustus, kita sudah tidak lagi mendistribusikan Rastra. Karena telah dialihkan menjadi bantuan non tunai,” katanya.

Penggantian Rastra ke bantuan non tunai selain efektif dan efisien karena sudah tidak lagi menunggu distribusi dari pihak Bulog. Juga tak ada lagi oknum yang memainkan Rastra untuk keuntungan sendiri. “Nanti akan disosialisasikan kepada masyarakat seperti apa mekanisme bantuan non tunai. Termasuk penggunaannya lewat warung elektronik,” kata Sainkadir.

Sementara untuk mekanisme bantuan non tunai, menurut dia, setiap rumah tangga sasaran nantinya akan diberikan kartu khusus untuk dibelanjakan pada warung elektronik yang telah disiapkan.

Barang yang dibelanjakan adalah beras dan telur, dengan batas jumlah yang dibelanjakan Rp 110 ribu per bulan. “Untuk bantuan non tunai tidak hanya beras. Tapi disediakan juga telur. Tergantung warga pemilik kartu e-warung apa yang dibutuhkan,” katanya.

Terkait ketersediaan warung elektronik, menurut Sainkadir, akan disiapkan oleh bank BRI sebagai bank penyalur. “Bank Rakyat Indonesia (BRI) akan menyeleksi atau menunjuk siapa pengelola warung elektronik tersebut,” kata dia. (kap)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

DIGITAL

Ketua Bhayangkari Sulut Ingatkan Anggota Cerdas Gunakan Media Sosial

Published

on

Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Sulawesi Utara (Sulut), Nunuk Sigid Tri Hardjanto.

Sulutraya.com, Manado – Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Sulawesi Utara (Sulut) Nunuk Sigid Tri Hardjanto mengingatkan kepada seluruh anggota Bhayangkari Cabang Kotamibagu agar bijak, cerdas dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

“Jangan sembarangan kita mengekspos diri dalam media sosial,” katanya saat tatap muka dengan Pengurus dan anggota Bhayangkari Cabang Kotamobagu, di Kotamobagu, Sulut, Minggu (23/6/2019).

Pada saat tersebut ia juga mengingatkan terkait persoalan narkoba, perselingkuhan dan kekerasan dalam rumah tanggal (KDRT).

“Jangan sampai keluarga besar Polri di jajaran Polres Kotamobagu terlibat hal-hal tersebut,” katanya.

Ia mengatakan, untuk selalu menjaga keharmonisan keluarga.

“Keluarga itu tiangnya adalah ayah, ibu dan anak. Salah satu goyah tentu tidak akan kuat,” katanya.

Ketua PD Bhayangkari Sulut juga menekankan soal hidup sederhana dan bersahaja.

“Kita harus hidup sederhana, bersahaja, baik dan rendah hati. Apa yang didapat itu disyukuri, diatur dengan baik,” katanya.

Pada saat tersebut juga dilakukan penyerahan tali asih oleh Ketua PD Bhayangkari Sulut kepada ibu-ibu warakawuri. (jmd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

DIGITAL

BPJS Ketenagakerjaan Manado Gencar Sosialisasi BPJSTKU

Published

on

Saat ini kanal informasi resmi yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan selain BPJSTKU adalah Youtube, Twitter, Instagram, Facebook, Call Center 175 dan situs resmi BPJS Ketenagakerjaan.

Sulutraya.com, Manado – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ketenagakerjaan Cabang Manado gencar melakukan sosialisasi aplikasi BPJSTKU, guna mewaspadai jasa pelayanan tidak resmi yang marak beredar saat ini.

Plt Kepala BPJS Ketenagakerjaan Manado, Sulawesi Utara Adi Safa di Manado, Kamis (20/6/2019), mengatakan perkembangan era digital yang semakin pesat menuntut kemudahan pelayanan dari berbagai aspek dan sarana yang menjadi kebutuhan masyarakat. Hal ini menjadi sebuah tantangan bagi seluruh perusahaan atau institusi penyedia jasa pelayanan untuk masyarakat umum dan untuk masyarakat pekerja bagi BPJS Ketenagakerjaan.

“Pesatnya perkembangan ini tidak hanya dimanfaatkan secara positif oleh masyarakat, namun juga secara negatif oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, untuk meraup keuntungan tertentu yang pastinya dapat merugikan banyak pihak, termasuk peserta BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Saat ini, katanya, diketahui maraknya oknum yang menyediakan jasa pelayanan BPJS ketenagakerjaan tidak resmi yang berkeliaran di sosial media dan “marketplace”, seperti jasa pencetakan kartu kepesertaan, jasa pelayanan klaim Jamianan Hari Tua (JHT), jasa pelayanan antrian online, penyediaan aplikasi-aplikasi palsu dan lain-lain.

BPJS Ketenagakerjaan sudah berusaha menutup layanan-layanan tidak resmi tersebut, katanya, bekerja sama dengan para pengelola “marketplace” dan sosmed, namun oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab akan selalu mencari jalan lain.

“Karena itu dibutuhkan kesadaran dari peserta untuk tidak menggunakan layanan dimaksud,” ujarnya.

Menghadapi hal tersebut BPJS Ketenagakerjaan telah mengembangkan aplikasi digital BPJSTKU generasi kedua yang telah diluncurkan sejak Januari 2019 dan terus disosialisasikan kepada pekerja untuk memberikan kemudahan dan kecepatan layanan program BPJS Ketenagakerjaan yang dapat diakses hanya dengan menggunakan telepon pintar dan tentu saja jaringan internet.

BPJS Ketenagakerjaan hanya memiliki satu aplikasi resmi yaitu BPJSTKU, bukan yang lain.

“Dengan aplikasi ini, peserta kami dapat menikmati berbagai kemudahan untuk layanan program BPJS Ketenagakerjaan, seperti pelayanan pendaftaran, pelayanan klaim JHT dan dapat mengakses langsung kartu digital yang dapat digunakan sebagai tanda bukti kepesertaan tanpa harus dicetak sama sekali termasuk untuk keperluan klaim,” katanya.

Selain dapat memudahkan pelayanan bagi pekerja dalam proses pendaftaran dan klaim, katanya, aplikasi BPJSTKU juga menyediakan berbagai informasi yang dibutuhkan peserta, seperti saldo JHT yang dapat dicek setiap saat, informasi manfaat detail program BPJS Ketenagakerjaan, lokasi kantor cabang terdekat, daftar Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) atau Rumah Sakit kerja sama BPJS Ketenagakerjaan dan masih banyak lagi.

“Namun, tentunya hal seperti ni harus diimbangi dengan kecerdasan pengguna untuk memanfaatkan teknologi dengan baik dan sadar untuk memilah milih jasa layanan atau aplikasi mana yang resmi yang dimiliki oleh BPJS Ketenagakerjaan agar tidak terjadi kerugian bagi peserta,” ujarnya.

Saat ini kanal informasi resmi yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan selain BPJSTKU adalah Youtube, Twitter, Instagram, Facebook, Call Center 175 dan situs resmi BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami berharap masyarakat dapat lebih bijak untuk tidak menggunakan jasa layanan tidak resmi agar kerahasiaan data pribadi milik pekerja tetap terjaga dan meminimalisir kerugian dari berbagai pihak serta menutup peluang apapun untuk oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab,” kata Adi Safa. (kap)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending