Connect with us

KOTA MANADO

Bawaslu Surati Wali Kota Terkait Caleg PD

Published

on

Ketua Bawaslu Kota Manado, Marwan Kawinda.

Sulutraya.com, Manado – Bawaslu menyurati Wali Kota Manado, sekda, dan pejabat setempat terkait dengan netralitas pada Pemilu 2019, atau tidak menguntungkan enam calon anggota legislatif dari Partai Demokrat (PD).

“Kami menyurat dan mengimbau hal tersebut sebab caleg atas nama Collins Koilam, Fauzija Stella Pakaja, Albertina Tumigolung, Grace Terok, Franseska Kolanus, dan Lidya Laeng memiliki hubungan secara langsung dengan Wali Kota dan beberapa pejabat eselon II Manado,” kata Ketua Bawaslu Kota Manado Marwan Kawinda di Manado, Selasa (24/9/2018).

Selain Wali Kota dan Sekdakota Manado, pejabat yang menerima tembusan surat langsung adalah Kepala Dinas Perhubungan Mohammad Sofyan (suami dari caleg Fauzijah Stella Pakaja), Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Julises Oehlers (suami caleg Collins Koilam).

Surat selanjutnya dikirimkan kepada Direktur Utama PD Pasar Ferry Keintjem (suami caleg Grace Terok), Direktur Keuangan PT Air Yan Wawo (suami Albertina Tumigolung), salah satu jaksa untuk caleg Lidya Kaeng, dan Wali Kota Manado (kakak ipar dari caleg Franseska Kolanus).

“Secara khusus saya mengimbau supaya kepala daerah dan sekda selaku atas dan pembina ASN dalam hal ini para pejabat jangan membuat kebijakan-kebijakan yang berpihak ke daerah-daerah yang wilayahnya menjadi dapil para caleg tersebut,” katanya.

Kawinda mengatakan bahwa pihaknya sudah mengingatkan supaya selaku pejabat untuk menjaga netralitas dalam semua tahapan Pemilu 2019.

Jauh hari sebelum hari-H Pemilu 2019, pihaknya sudah mengingatkan Wali Kota dan para pejabat di Manado supaya netral dan jangan terlibat dalam politik secara langsung karena ada ancaman pidana pemilu.

“Sesuai dengan ketentuan, para pejabat selaku ASN harus netral dalam pelaksanaan pemilu. Jangan sampai melanggar karena ada sanksi menanti, terutama pidana pemilu yang akan berujung pada penjara,” katanya.

Jika Bawaslu menangkap secara langsung atau berdasarkan informasi yang akurat dan terkonfirmasi, pihaknya akan mengajukan ke KASN supaya diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (joy)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

KOTA MANADO

Kejati Sulut Kirim Bantuan Kemanusiaan Tahap Dua ke Sigi-Palu

Published

on

Adapun bantuan yang dikirimkan adalah obat-obatan, selimut, tikar, handuk, bahan makanan dan kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, air mineral, biskuit dan lain-lain.

Sulutraya.com, Manado – Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Pengurus Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Sulawesi Utara (Sulut) mengirimkan bantuan kemanusiaan tahap kedua untuk korban bencana alam di Sigi dan Palu, Sulawesi Tengah.

“Tim yang membawa langsung bantuan tersebut dilepas Kepala Kejati Sulut M. Roskanedi,” kata Kasi Penkum Humas Kejati Sulut Yoni Mallaka, di Manado, Minggu (26/5/2019).

Ia menambahkan,sebelumnya pihaknya telah mengirimkan bantuan kemanusiaan pertama untuk korban bencana alam di Palu dan sekitarnya di tahun 2018.

Ia mengatakan, bantuan dibawa dengan menggunakan satu mobil truk dan satu mobil Fortuner.

Tim yg berangkat membawa bantuan sebanyak tujuh orang dipimpin Jeane L. Ratu selaku Kasubag Daskrimti dan Perpustakaan pada Asbin Kejati Sulut.

Adapun bantuan yang dikirimkan adalah obat-obatan, selimut, tikar, handuk, bahan makanan dan kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, air mineral, biskuit dan lain-lain.

Bantuan itu berasal dari sumbangan untuk korban bencana di Sigi-Palu dan sekitarnya dengan cara lelang lagu pada acara Natal bersama keluarga besar Kejaksaan se-Sulut Tahun 2018 bertempat di Manado Convention Centre (MCC) Manado pada Jumat 14 Desember 2018.

Bantuan tersebut, katanya, sebagai upaya Keluarga Besar Kejaksaan se Sulut menunjukkan kepedulian kepada saudara-saudara yang sedang ditimpa bencana di Sigi-Palu dan sekitarnya.

“Rencananya bantuan tersebut akan diserahkan pada Kejati Sulawesi Tengah di Palu dan selanjutnya disalurkan kepada para korban,” katanya. (jmd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KOTA MANADO

Kapolda Sulut Ajak KBK Keuskupan Manado Jaga Keamanan

Published

on

Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol, Remigius Sigid Tri Hardjanto.

Sulutraya.com, Manado – Kapolda Sulawesi Utara (Sulut), Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto mengikuti Misa Syukur dalam rangka Festival Seni Budaya II dan HUT ke-30 Kaum Bapak Katolik (KBK) Keuskupan Manado di Gereja Katolik Kerahiman Ilahi Paroki Roh Kudus Tomohon, Minggu (26/5/2019), dipimpin Uskup Manado Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu, MSC.

Kapolda Sigid Tro Hardjanto, dalam sambutan usai misa tersebut mengucapkan selamat HUT ke-30 KBK dan Festival Seni Budaya II Keuskupan Manado.

“Semoga KBK Keuskupan Manado semakin memperkokoh jatidiri, integritas dan citranya di tengah kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara,” katanya.

Perlu disadari, lanjut Kapolda, keamanan dan ketertiban di daerah Sulut tak lepas dari peran positif yang telah ditunjukkan oleh umat Katolik terutama KBK.

Di momentum yang penuh ucapan syukur ini, mengajak segenap KBK Keuskupan Manado dan seluruh umat untuk terus meningkatkan kualitas iman, sambil terus bergandengan tangan memberikan kontribusi yang positif sesuai dengan profesi, tugas dan tanggungjawab masing-masing demi keamanan di daerah ini.

“Mengharapkan dukungan dan partisipasi dari seluruh umat dan KBK Keuskupan Manado, dalam memelihara Kamtibmas di daerah Nyiur Melambai ini. Di samping itu, tentunya senantiasa memohon doa dan topangan dalam kepemimpinan kami ke depan demi keamanan daerah kita tercinta Sulut,” katanya.

Hadir pada saat itu antara lain Gubernur Sulut, Olly Dondokambey beserta Forkopimda, Walikota Tomohon, Jimmy Eman beserta Forkopimda, Kapolres Tomohon, AKBP Raswin Sirait beserta jajaran, umat paroki setempat serta para peserta festival. (kap)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KOTA MANADO

BPOM Pastikan Hoajks Tentang Obat “Paracetamol” Mengandung Virus

Published

on

Virus "Machupo" sendiri diketahui merupakan jenis virus yang penyebarannya dapat terjadi melalui udara, makanan, atau kontak langsung.

Sulutraya.com, Manado – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan informasi obat Paracetamol baru yang ditulis P/500 dengan ciri-ciri sangat putih dan mengkilap dan mengandung virus tidak benar.

BPOM melakukan evaluasi terhadap keamanan, khasiat, mutu, dan penandaan/label produk obat sebelum diedarkan (pre-market evaluation) dan secara rutin melakukan pengawasan terhadap sarana produksi dan distribusi, serta produk yang beredar di wilayah Indonesia (post-market control).

“Terkait dengan isu yang disebarkan secara berantai melalui media sosial, sampai saat ini BPOM tidak pernah menerima laporan kredibel yang mendukung klaim bahwa virus Machupo telah ditemukan dalam produk obat Paracetamol atau produk obat lainnya,” kata Kepala Badan POM, Penny K. Lukito dalam keterangannya yang diterima ANTARA melalui BBPOM Manado, Minggu (26/5/2019).

Virus “Machupo” sendiri diketahui merupakan jenis virus yang penyebarannya dapat terjadi melalui udara, makanan, atau kontak langsung.

Virus ini dapat bersumber dari air liur, urine, atau feses hewan pengerat yang terinfeksi dan menjadi pembawa (reservoir) virus tersebut.

“Badan POM tidak pernah menemukan hal-hal seperti yang diisukan tersebut, termasuk kandungan virus Machupo dalam produk obat,” ujarnya.

Penny K. Lukito mengimbau masyarakat Indonesia untuk membeli obat di apotek atau sarana resmi lainnya, seperti toko obat berizin.

“Ingat CEK KLIK, cek kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa,” kata Penny K. Lukito.

Ia berharap menjadi konsumen cerdas, jangan mudah terpengaruh oleh isu/hoaks yang beredar di media sosial.

Apabila menemukan produk yang mencurigakan, laporkan ke contact center Badan POM di nomor telepon 1500533 (pulsa lokal) atau Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, beredar informasi secara berantai melalui media sosial yang berisi: hati-hati untuk tidak mengambil Paracetamol yang datang ditulis P/500, ini adalah Paracetamol baru, sangat putih dan mengkilap. (mhs)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending