Connect with us

DESTINASI

Sulut Gelar Festival Pesona Bunaken

Published

on

Festival Pesona Bunaken 2018 di Provinsi Sulawesi utara.

Sulutraya.com, Manado – Provinsi Sulawesi utara menggelar Festival Pesona Bunaken di Kota Manado selama 19 hingga 22 Juli 2018 untuk melestarikan alam dan seni budaya di Pulau Bunaken.

“Festival Pesona Bunaken 2018 dipastikan akan meninggalkan kesan berbeda bagi wisatawan yang datang berkunjung ke Bumi Nyiur Melambai ini,” kata Kepala Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Sulut Daniel A Mewengkang di Manado, Kamis (19/7/2018).

Dia mengatakan wisatawan domestik dan mancanegara dipastikan menghadiri kegiatan spektakuler yang dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Steven OE Kandouw di Manado Town Square.

Daniel mengatakan Festival Bunaken 2018 bertujuan untuk melestarikan alam dan seni budaya di Pulau Bunaken. Itulah sebabnya pada kesempatan itu bakal diwarnai dengan pertunjukkan atraksi yang digali dari budaya.

“Wisatawan domestik maupun mancanegara dipastikan hadir pada Festival Bunaken. Sebab, kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin yang digelar setiap tahun,” katanya.

Dia mengatakan, ada sejumlah event pertunjukkan yang bakal digelar untuk memeriahkan festival, yakni lomba perahu hias, lomba karnaval budaya, lomba Kolintang, lomba Maengket, tarian kreasi baru dan acara hiburan menarik lainnya.

“Tak kalah menariknya, selain berbagai atraksi juga akan diselenggarakan pameran produk unggulan daerah yang akan dilaksanakan pada tanggal 19-22 Juli 2018 di Manado Town Square,” katanya.

Ia mengatakan event ini juga bakal menciptakan wahana interaksi selain antara penjual dan pembeli, juga antar pelaku usaha, untuk menjalin komunikasi bisnis dan memperluas jaringan pemasaran.

Daniel mengaku optimistis dengan hajatan yang dipastikan akan mendulang kunjungan wisatawan. Sebab, dari sisi ekonomi akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini akan dikunjungi oleh ribuan wisatawan dari mancanegara dan wisatawan domestik. Bahkan pejabat pemerintahan pusat maupun daerah, kalangan bisnis dan masyarakat Sulut.

“Dengan demikian hal ini akan meningkatkan perekonomian daerah,” ungkapnya. (nlt)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DESTINASI

Wisman Berkunjung ke Sulut Capai 115.838

Published

on

Wisman yang masuk ke Sulawesi Utara melalui Bandara Sam Ratulangi Manado mengalami kenaikan mencapai 63 persen sehingga mencapai 115.838 orang.

Sulutraya.com, Manado – Wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada periode Januari hingga November 2018 mencapai 115.838 orang.

“Wisman yang masuk ke Sulawesi Utara melalui Bandara Sam Ratulangi Manado mengalami kenaikan mencapai 63 persen sehingga mencapai 115.838 orang,” kata General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado Minggus Gandeguai di Manado, Kamis (20/12/2018).

Minggus mengatakan wisman yang datang ke Sulut masih didominasi oleh turis China, karena adanya penerbangan sewa yang digagas oleh Pemerintah Sulut antara Manado dan China.

Kemudian diikuti wisman asal Eropa, Amerika dan beberapa negara di Asia.

Selama periode Januari hingga November 2018 Bandara Sam Ratulangi Manado telah melayani sebanyak 2.544.734 penumpang atau naik 4 persen. dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Dr Ateng Hartono mengatakan jumlah Wisman yang datang ke Sulawesi Utara melalui pintu masuk bandara Sam Ratulangi bulan Oktober 2018 sebanyak 8.342 orang dibanding bulan september 2018 menurun sebesar 34,47 persen. Jika dibandingkan dengan kunjungan wisman bulan yang sama tahun sebelumnya September 2017 meningkat sebesar 8,52 persen.

Ateng mengatakan wisman yang datang ke Sulut masih didominasi oleh warga Tiongkok sebanyak 6.763 orang (81,07 persen), diikuti oleh Jerman 302 orang (3,62 persen), Amerika 139 orang (1,67 persen). (jmd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

DESTINASI

Sulut Miliki Potensi Kembangkan Wisata Halal

Published

on

Deputi Direktur Bidang Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulut, MHA Ridhwan.

Sulutraya.com, Manado – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) perlu mengembangkan wisata halal karena memiliki potensi yang cukup besar dan mampu meningkatkan perekonomian daerah.

“Jika Sulut mempunyai potensi pariwisata halal atau halal tourism yang dapat dimanfaatkan untuk mendatangkan wisatawan nusantara bahkan mancanegara, maka akan berdampak ke semua sektor riil yang ada,” kata Deputi Direktur Bidang Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulut, MHA Ridhwan di Manado, Selasa (27/11/2018).

Dia menilai, potensi wisata syariah belum banyak dikembangkan di Sulut, padahal peluang itu punya potensi untuk membawa banyak wisatawan ke Sulut. “Potensi ini harus dikembangkan untuk membantu kemajuan bisnis pariwisata di Sulut, jelas Ridhwan.

Namun, kata dia, referensi tentang pariwisata halal di Sulut utamanya Manado belum banyak dipublikasikan baik secara langsung atau melalui media sosial. Menurut dia, pariwisata halal ini jika dikemas dengan maksimal akan mampu mendatangkan wisatawan. Apalagi Sulut sudah terkenal di nusantara sebagai provinsi yang memiliki rasa toleransi yang tinggi.

Selain itu, katanya, hotel dan tempat penginapan lainnya juga sudah menyediakan tempat shalat bagi yang beragama Islam. Pariwisata di Sulut merupakan sektor yang paling eksotis. Sektor ini memiliki potensi yang sangat besar, hanya saja belum banyak dinikmati. Sebab, dia menilai berdasarkan data, kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) di Sulut sudah terbilang tinggi, namun jika dibandingkan dengan daerah jumlah tersebut belum seberapa. Bahkan di Manado sendiri sebagai Ibukota Provinsi Sulut sudah tersebar tempat kuliner halal.

Tak hanya itu, restoran besar yang ada di Manado sudah lama menyiapkan makanan halal bagi para tamu. Untuk tujuan wisata, selain dapat berkunjung ke Taman Laut Bunaken, Danau Linow dan destinasi wisata lainnya, para wisatawan juga dapat berkunjung ke makam Tuanku Imam Bonjol yang terletak di di Desa Lotta, di kabupaten Minahasa. Lokasi ini tidak jauh dari Kota Manado.

Pengembangan destinasi wisata ini, akan memberikan keuntungan yang besar bagi ekonomi Sulut, sebab pemerintah Provinsi Sulut mulai fokus mengembangkan sektor pariwisata untuk membantu ekonomi daerah. Dikarenakan di Sulut potensi wisata yang besar masih sangat mungkin untuk dikembangkan. Membangun Sulut sebagai pusat hub pariwisata Indonesia Timur, hal yang dilakukan adalah fokus mengembangkan interkonektivitas, kelembagaan dan investasi. Karena pariwisata dapat mencetak tenaga kerja yang banyak, serta dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang strategis.

Ketua Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Sulut Merry Karouwan mengatakan, pihaknya mendukung pengembangan wisata halal di Sulut. Hanya saja kata dia, pemerintah perlu bekerja sama dengan asosiasi untuk sama-sama mengembangkan wisata tersebut. Kedepannya pemerintah perlu bekerjasama dengan asosiasi kepariwisataan untuk perkembangan wisata daerah, kata Merry. (jmd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

DESTINASI

Mahoro Bawa Sitaro Terima Penghargaan Pariwisata Nasional

Published

on

Pulau Mahoro di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara.

Sulutraya.com, Manado – Pulau Mahoro di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, mengantarkan kabupaten tersebut meraih penghargaan tingkat nasional dalam bidang pariwisata untuk kategori “Surga Tersembunyi Terpopuler 2018”. “Pulau Mahoro membuat Sitaro mendapat penghargaan dari Anugerah Pesona Indonesia (API) untuk kategori Surga Tersembunyi,” kata Bupati Sitaro, Evanglien Sasingen di Sitaro, Senin (26/11/2018).

Eva sapaan akrabnya mengatakan, penghargaan itu merupakan pencapaian yang luar biasa dan kesuksesan bersama pemerintah dan masyarakat Sitaro dalam bidang pariwisata. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung Mahoro dalam nominasi API 2018, dan diharapkan bisa menjadi landasan membuka gerbang pariwisata di kabupaten kepulauan tersebut.

“Selama ini pemerintah terus berupaya mempromosikan berbagai potensi wisata. Dengan penganugerahan ini, semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat luas tentang keindahan pariwisata di Sitaro, khususnya Mahoro,” katanya. Wakil Bupati John Palandung mengatakan, penghargaan ini menjadi sarana promosi destinasi wisata yang lain.

“Ketika mereka mulai mencari tahu tentang Sitaro, tentu kita bisa mempromosikan destinasi lain yang tak kalah indahnya, mulai dari spot diving, wisata budaya serta pantai air panas Lehi, yang mungkin hanya ada di Sitaro,” katanya. Palandung berharap, dengan berbagai upaya dalam mengembangkan destinasi wisata, mendapat dukungan penuh dari seluruh masyarakat, sebab nantinya keuntungannya untuk masyarakat pula.

“Salah satunya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, agar tidak merusak alam yang menjadi primadona wisata,” katanya. (jmd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending