Connect with us

SEKTOR RIIL

Sulut Ekspor Rumah Panggung ke Maldives

Published

on

Provinsi Sulawesi Utara mengekspor tiga unit rumah panggung ke Maldives pada pekan keempat April 2018.

Sulutraya.com, Manado – Provinsi Sulawesi Utara mengekspor tiga unit rumah panggung ke Maldives pada pekan keempat April 2018 untuk memenuhi permintaan konsumen negara itu.

“Kali ini Sulut mengekspor tiga unit rumah panggung yang mampu menghasilkan devisa,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut Jenny Karouw di Manado, Rabu (25/4/2018).

Jenny mengatakan tiga unit rumah panggung tersebut mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar 5.252 dolar Amerika Serikat.

“Maldives biasanya membeli rumah panggung dalam ukuran kecil,” katanya.

Rumah panggung yang diekspor ke Maldives terkadang modelnya sama dengan adat Minahasa, tetapi bisa menyesuaikan dengan adat masyarakat Maldives itu sendiri.

“Biasanya pembeli asal Maldives membawa para tukang dari Sulut untuk membangunnya kembali di negaranya,” jelasnya.

Ia menjelaskan ini merupakan pasar yang potensial dan dihatapkan mampu dimanfaatkan dengan baik oleh pengekspor Sulut, khususnya pengrajin rumah panggung di Tomohon.

Maldives adalah sebuah negara kepulauan yang terdiri atas kumpulan suatu pulau koral yang mengelilingi sebuah laguna di Samudra Hindia.

Maldives terletak di sebelah selatan-barat daya India, sekitar 700 km sebelah barat daya Sri Lanka. Negara ini memiliki 26 atol yang terbagi menjadi 20 atol administratif dan 1 kota.

Negara ini merupakan negara dengan populasi dan luas wilayah terkecil di kawasan Asia.

Keadaan ekonomi Maldives bergantung pada dua sektor utama, yaitu pariwisata dan perikanan.


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

SEKTOR RIIL

Stok Beras Bulog Sulut Hingga Mei 2020

Published

on

Bansos rastra, terus disalurkan hingga ke sasaran khususnya di kabupaten dan kota.

Sulutraya.com, Manado – Stok beras Badan Usaha Logistik Divisi Regional Sulut Gorontalo (Bulog Divre Sulutgo) hingga ketahanan bulan Mei 2020 nanti.

“Kami menjamin stok beras untuk masyarakat Sulut, hingga 10 bulan ke depan,” kata Kepala Bulog Sulutgo, Sopran Kenedi di Manado, Rabu (14/8/2019)

Sopran mengatakan saat ini stok bantuan sosial beras sejahtera (bansos rastra) Bulog Divre Sulutgo 22.200 ton.

“Jika estimasi jatah penyaluran setiap bulan bansos rastra sekian ton, itu cukup untuk 9 hingga 10 bulan ke depan,” kata Sopran .

Cadangan beras itu, katanya, di luar stok untuk Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk keadaan darurat dan stabilisasi harga, golongan anggaran dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Terkait itu, stok beras di kepulauan masih ada 1.400 ton sekian. Menurut Sopran, itu aman untuk 3-4 bulan ke depan.

Sedangkan stok lainnya, kata Sopran, juga aman. Misalnya gula akan mendapat tambahan 1.000 ton, minyak goreng tambahan 50 ribu liter.

Sementara, stok gula pasir masih ada 100 ton. “Gula masih akan ketambahan 1.000 ton dan terigu akan tambah 20 ribu ton,” katanya.

Katanya, stok itu berada di puluhan gudang yang tersebar di Sulut. Di antaranya, Bitung, Kotamobagu, Tahuna dan lain-lain.

Bansos rastra, katanya, terus disalurkan hingga ke sasaran khususnya di kabupaten dan kota.

Ia menjelaskan, jatah CBP sebanyak 100 ton per kabupaten/kota per tahun. Sedangkan CBP Pemprov Sulut 200 ton per tahun.

CBP, katanya, bisa dipakai ketika terjadi krisis pangan, bencana alam. Bisa dikeluarkan atas permintaan kepala daerah,” ujar Kenedi.

Bulog, katanya, akan terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. (jmd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KOTA MANADO

Perindag Sangihe Dorong Pengusaha Manfaatkan Tol Laut

Published

on

Tol Laut ditujukan untuk menghubungkan pelabuhan-pelabuhan besar yang ada di nusantara.

Sulutraya.co, Sulut – Kepala dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara Felix Gaghaube mengatakan, pihanya terus mendorong agar pengusaha setempat terus memanfaatkan Tol Laut yang sudah disiapkan pemerintah.

“Kami terus mendorong agar semua pengusaha di Sangihe memanfaatkan Tol Laut sebagai angkutan barang,” kata Felix Gaghaube di Tahuna, Kamis (1/8/2019).

Menurut dia, menggunakan transportasi Tol Laut yang sudah disiapkan pemerintah lebih menguntungkan.

“Tol laut lebih menguntungkan pengusaha dan masyarakat dibandingkan menggunakan angkutan komersial lainnya,” kata dia.

Dia berharap barang yang diangkut melalui Tol Laut terus meningkat sebab kapal yang ada cukup besar.

“Kami berharap, barang yang diangkut dengan Tol Laut terus bertambah baik barang yang datang maupun kembali ke Surabaya,” kata dia. (kap)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KOTA MANADO

Bulog Tahuna Tetap Salurkan Rastra

Published

on

Bulog Tahuna belum menerima petunjuk resmi dari Kementerian Sosial tentang perubahan bentuk bantuan dari Rastra ke e-warung.

Sulutraya.com, Tahuna – Kepala Bulog Subdrive Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Meydi Maxi Wongkar mengatakan, Bulog masih tetap menyalurkan beras sejahtera (Rastra) untuk keluarga kurang mampu.

“Bulog Tahuna masih tetap menyalurkan beras sejahtera kepada keluarga yang berpenghasilan kurang di Sangihe pada Agustus,” kata Meydi Wongkar di Tahuna, Rabu (31/7/2019).

Menurut dia, sampai saat ini Bulog Tahuna belum menerima petunjuk resmi dari Kementerian Sosial tentang perubahan bentuk bantuan dari Rastra ke e-warung.

“Kami belum menerima petunjuk dari Kementerian Sosial tentang perubahan bentuk bantuan sosial untuk Kabupaten Sangihe sehingga Rastra tetap disalurkan bulan Agustus ini,” kata dia.

Dia mengungkapkan, petunjuk yang diterima dari Kementerian Sosial tentang perubahan bentuk bantuan hanya untuk Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

“Kabupaten Sitaro mulai bulan Agustus bantuan untuk keluarga berpenghasilan rendah sudah tidak lagi menggunakan Rastra tapi kartu elektronik,” kata dia.

Dengan demikian kata dia, dari tiga kabupaten kepulauan yang menjadi tanggungjawab Bulog Tahuna yaitu Sangihe , Sitaro dan Talaud, hanya dua kabupaten yang bantuannya masih menggunakan Rastra.

Dia mengatakan, kalau sudah ada petunjuk resmi dari Kementerian Sosial maka Bulog segera menghentikan penyaluran Rastra.

“Kami segera menghentikan penyaluran Rastra ketika ada petunjuk pengalihan bentuk bantuan dari Kementerian Sosial,” kata dia. (KAP)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending