Connect with us

KOTA MANADO

Harga Kopra Manado Kembali Melemah

Published

on

Kopra.

Sulutraya.com, Manado – Harga komoditas kopra di sentra perdagangan Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara kembali mengalami pelemahan di akhir Februari 2018.

“Sempat mengalami penguatan di pertengahan Februari, tapi turun lagi di akhir bulan,” kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Hanny Wajong di Manado, Selasa (27/2/2018).

Harga perdagangan kopra dari tingkat petani di Sulawesi Utara (Sulut) mengalami penurunan 26,36 persen jika dibandingkan harga tahun lalu.

Hanny Wajong menjelaskan, harga salah satu komoditas andalan Sulut dalam beberapa bulan terakhir memang mengalami penurunan.

“Harga saat ini di tingkat pedagang sekitar Rp8.100 per kilogram (kg),” katanya.

Dari harga tersebut kata dia mengalami penurunan 26,36 peraen, jika dibandingkan harga November 2017 yang menyentuh Rp11.000 per kg.

Menurut dia, berdasarkan pantauan harga di pasar tradisional di Kota Manado, harga kopra sempat menguat Rp9.000 per kg di Januari 2018.

“Penurunan ini lebih karena kondisi pasar, secara ekonomi kalau persediaan banyak tapi permintaan sedikit maka harga akan turun,” jelasnya.

Dikatakannya, fluktuasi harga tersebut tidak dapat dikendalikan pemerintah, sebab kopra bukan merupakan bahan pokok strategis.

“Harga kopra tidak bisa kami kendalikan, mau naik atau turun, karena ini ada mekanisme pasar,” ujarnya.

Meskipun demikian, pihaknya tetap mendorong para petani menjaga hasil produksi produk turunan kelapa tersebut.

Sebab kata dia, dengan hasil yang baik akan membuat harga pasaran meningkat.

“Kami imbau kepada petani tetap menjaga kualitas produksi, karena kopra dengan kadar terbaik yang paling diminati pasar,” katanya.

Kopra merupakan produk turunan kelapa yang banyak dihasilkan petani, karena memang lebih mudah cara pengolahannya, karena itu produksi kopra daerah di Sulut cukup tinggi.

Kopra akan diolah menjadi berbagai produk, termasuk minyak goreng. Selain itu, sebagian besar diolah menjadi minyak kelapa kasar atau crude coconut oil (CCO), serta sebagian menjadi komoditas ekspor. (nlt)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

KOTA MANADO

Wagub : Potensi Bencana Sulut Lengkap

Published

on

Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw.

Sulutraya.com, Manado – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw pada Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana mengatakan, potensi bencana di wilayah Sulawesi Utara (Sulut) lengkap.

“Secara umum wilayah Indonesia rawan bencana karena dilalui ring of fire termasuk Sulut. Potensi bencana kita lengkap, tektonik, vulkanik, banjir dan tsunami. Namun kita juga diberi kemampuan oleh Tuhan untuk hidup dalam segala hal termasuk menghadapi bencana,” kata Kandouw di Manado, Selasa (21/1/2020).

Wagub Kandouw kemudian mengingatkan pesan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kepada seluruh pemerintah provinsi, kota dan kabupaten di Indonesia agar selalu siaga menghadapi bencana tanah longsor dan banjir serta potensi cuaca ekstrem.

“Surat Mendagri meminta seluruh pemerintah daerah harus siaga bencana,” ujarnya.

Menurut dia, rakor penanganan bencana yang dilaksanakan saat ini adalah bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat Sulut.

“Rakor ini adalah bukti kehadiran pemerintah. Apalagi kalau kita di lapangan betul-betul melaksanakan penanganan bencana. Selain itu, pelatihan bencana dilakukan rutin, dan masyarakat harus selalu dilatih menangani bencana,” katanya.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu menambahkan, Mendagri juga mengingatkan mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana, di antaranya menyiagakan seluruh aparatur pemerintah daerah dan mengkoordinasikan dengan TNI, Polri, instansi vertikal di daerah dan relawan siaga bencana serta unsur masyarakat lainnya.

Di samping itu, menyiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam rangka siaga banjir dan longsor dan risiko akibat bencana lainnya.

Kemudian mengalokasikan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang cukup dan siap digunakan setiap saat dalam keadaan darurat bencana dan menyebarluaskan informasi potensi bencana kepada masyarakat setempat melalui berbagai saluran informasi seluas-luasnya.

“Gubernur Olly Dondokambey juga berharap pemerintah dan rakyat siap menghadapi bencana dari sisi personel, peralatan dan logistik,” ujarnya.

Rakor penanganan darurat bencana turut dihadiri Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB Djarwansyah dan Kepala BPBD Sulut Joy Oroh. (kap)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KOTA MANADO

Kapolda Pimpin Penandatanganan Pakta Integritas Seleksi Dikbang

Published

on

Pengambilan sumpah dan penandatanganan tersebut diikuti panitia, pengawas maupun peserta seleksi Dikbang meliputi Sespimmen, Sespimma dan SIP TA 2020 yang dilaksanakan di SPN Polda Sulut.

Sulutraya.com, Manado – Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto memimpin pengambilan sumpah dan penandatangan pakta integritas dalam pelaksanaan seleksi Pendidikan Pengembangan (Dikbang) Polri pada Kepolisian Daerah tersebut, di Manado, Senin (20/1/2020).

Pengambilan sumpah dan penandatanganan tersebut diikuti panitia, pengawas maupun peserta seleksi Dikbang meliputi Sespimmen, Sespimma dan SIP TA 2020 yang dilaksanakan di SPN Polda Sulut.

Kapolda mengatakan dalam proses seleksi ini jangan coba-coba dengan paradigma lama, coba mendekati panitia.

“Sudah tidak zamannya lagi. Jika ada yang mencoba mendekati panitia, saya akan diskualifikasi,” kata Kapolda.

Ia menambahkan begitupun kepada seluruh pejabat utama, kalau mendapatkan titipan dari para peserta, maka peserta tersebut harus didiskualifikasi, karena sudah melanggar sumpah tadi.

Hadir pada saat itu, Wakapolda Brigjen Pol Tabana Bangun, para pejabat utama Polda dan para Kapolresta, Kapolres jajaran.

Data dari Biro SDM Polda Sulut, jumlah peserta seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) sebanyak 759 peserta terdiri Polki 725 dan Polwan 34.

Kemudian seleksi Sekolah Staf dan Pimpinan Pertama (Sespimma) sebanyak tujuh orang terdiri Polki lima dan Polwan dua serta seleksi Sekolah dan Staf Pimpinan Menengah (Sespimmen) sebanyak lima orang.

Kabid Humas Kombes Pol Jules Abast mengatakan para peserta nantinya akan memulai tahapan tes, dan mendapat pengawasan ketat dari pengawas, baik internal dari Propam dan Itwasda, maupun eksternal dari LSM.

“Proses seleksi ini, baik untuk calon Perwira SIP maupun Sespimma dan Sespimmen, dilaksanakan dengan prinsip ‘Betah’ yaitu bersih, transparan, akuntabel dan humanis,” katanya. (jmd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KOTA MANADO

BKKBN-Dinkes Sulut Bersinergi Tekan Angka “Stunting”

Published

on

Stunting, adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama.

Sulutraya.com, Manado – Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Utara (Sulut), Diano Tino Tandaju mengatakan, pihaknya akan bersinergi dengan dinas kesehatan (dinkes) menekan angka penyakit “stunting” (fisik kerdil).

“Penyakit ini terkait dengan masalah utama yaitu gizi, nah kita bekerja sama dengan dinkes terkait bagaimana menurunkan angka stunting ini,” sebut Diano di Manado, Minggu (19/1/2020).

Masalah fisik kerdil, sebut dia sekarang ini lagi menjadi tren di Indonesia, dan bukan hanya di Sulut.

“Di beberapa tempat di Indonesia ditemukan kasus ini, bahkan tinggi, di kita (Sulut) juga ditemukan. Soal angka pastinya berapa banyak kasus kami masih sementara mengidentifikasinya, tapi di Sulut ada,” sebutnya.

Dia mencontohkan ketika bersama-sama dengan TNI melakukan kunjungan ke Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

“Saya melihat sendiri bagaimana kondisi penderita stunting ini. Kondisinya bukan hanya secara fisik pendek, tapi juga lemah,” ujarnya.

Karena itu, lanjut Diano selain bekerja sama dengan dinkes provinsi maupun kabupaten yang memiliki kasus stunting ini, BKKBN akan masuk melalui kampanye atau sosialisasi.

“Memperhatikan asupan gizi bagi ibu-ibu hamil maupun ketika bayi lahir menjadi hal penting yang harus dilakukan. Kita terus melakukan sosialisasi agar menumbuhkan kesadaran,” tambahnya. (kap)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending