Connect with us

MINAHASA

KPU: Pilkada Serentak Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan

Published

on

Segenap jajaran pimpinan dan staf KPU Minahasa

Sulutraya.com, Tondano – Komisioner KPU Minahasa sekaligus Ketua Divisi SDM dan Permas Kristoforus Ngantung mengatakan Pilkada serentak adalah bagian dari instrumen memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Pilkada Serentak memperkokoh persatuan dan kesatuan diantara perbedaan pilihan dan ciri khas masyarakat,” ungkap Kris di Tondano, Senin (19/2/2018).

Kris mengatakan ikrar/janji dari masing-masing pasangan calon (Paslon) pada saat ini Deklarasi Kampanye Damai, haruslah menjadi ikrar bagi tim kampanye dan pendukung, dengan harapan terwujudnya rakyat Minahasa yang aman, sejahtera dan jaya.

“Kiranya janji dari kedua Paslon bisa disalurkan ke masing-masing pendukung guna menciptakan Pilkada aman, nyaman dan damai,” ujarnya.

Ia mengatakan dalam masa kampanye, masing-masing Paslon kiranya membantu KPU untuk menjaga stabilitas keamanan di masing-masing wilayah yang ada di Minahasa, sehingga tidak ada gesekan antara pendukung satu dengan pendukung lainnya.

“Karena ini sudah memasuki masa kampanye, jadi diharapkan masing-masing Paslon kiranya memberikan arahan bagi pendukung untuk menjaga jalannya kampanye tetap aman dan terkendali,” ungkapnya.

Ngantung menambahkan dalam praktek berkampanye, kiranya Paslon pun membantu masyarakat untuk mengedukasi hal-hal yang berkaitan dengan politik maupun kampanye calon.

“Mulai dari sekarang kita edukasi masyarakat bahwa dalam berpolitik maupun kampanye ada nilai-nilai positif yang bisa diajarkan,” katanya, seperti dikutip Antara. (mar)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

MINAHASA

Bupati Sumendap : Hindari Konflik Sosial Jelang Pemilu

Published

on

Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap.

Sulutraya.com, Minahasa Tenggara – Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap meminta warga di daerah tersebut agar menghindari ancaman konflik sosial yang bisa terjadi, khususnya saat pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu).

“Warga hindari ancaman konflik sosial yang bisa terjadi dalam lingkungan bermasyarakat, apalagi saat ini sedang tahapan Pemilu,” katanya di Ratahan, Selasa (4/9/2018).

Menurutnya potensi ancaman tersebut dapat terjadi akibat adanya kepentingan dari berbagai pihak yang tidak ingin adanya kerukunan hidup antarmasyarakat.

“Ancaman itu bisa terjadi jika adanya pihak yang tidak bertanggung jawab yang ingin timbulnya konflik sosial antara warga di Kabupaten Minahasa Tenggara,” ujarnya.

James meminta semua aparat baik di desa, kelurahan, sampai kecamatan untuk mendeteksi setiap potensi dan ancaman konflik sosial di tengah masyarakat.

“Saya minta semua aparat pemerintah dapat mendeteksi jika ancaman tersebut mulai muncul, dan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI,” jelasnya.

Ia pun meminta semua warga di Kabupaten Minahasa Tenggara agar menjaga persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kunci utama agar kita tidak terjebak dalam konflik sosial yaitu menjaga persatuan dan kesatuan. Selain itu saya pun minta dukungan dari tokoh masyarakat dan agama untuk ikut menjaga kerukunan di antara warga,” tandasnya. (aik)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

MINAHASA

23-24 Februari GMKI Tondano Adakan Konfercab IX

Published

on

Kecab GMKI Tondano Hanry Liusanda.

Sulutraya.com, Tondano – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tondano Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara akan mengadakan konferensi cabang (Konfercab) XI, di Villa Lumentut Tondano 23-24 Februari 2018.

“Konfercab ini merupakan ajang pergantian kader sekaligus meregenerasi para penerus dalam berorganisasi. Kader-kader yang akan maju menjadi badan pengurus cabang adalah mereka yang sudah mengikuti Leadership Training Course atau kursus kader, dilatih berorganisasi melalui komisariat, sehingga para calon tidak diragukan lagi,” ungkap Kecab GMKI Tondano Hanry Liunsanda didampingi Pjs Sekretaris Cabang Eka Putra Tikulembang, Kabid UKI Jackson Leonardo dan Wakil Sekretaris Shanon Pangalila di Tondano, Rabu (21/2/2018).

Hanry mengatakan GMKI sebagai salah satu organisasi kemahasiswaan tertua di Indonesia, memiliki pengaruh dan sumbangsi dalam membangun moral dan spiritual mahasiswa Kristen Indonesia.

“Organisasi ini terbentuk sejak 67 tahun yang lalu yakni tepatnya tanggal 9 Februari 1950 yang pendirinya adalah Pahlawan Nasional DR Johannes Leimena kini sudah memiliki 95 cabang tersebar di seluruh Indonesia dengan terbagi dalam 15 wilayah,” katanya.

Hanry mengatakan Sulawesi Utara adalah wilayah 10 yang memiliki enam cabang dan satu calon cabang yakni Cabang Tondano, Cabang Manado, Cabang Bitung, Cabang Tomohon, Cabang Kotamobagu, dan Cabang Aermadidi serta Calon Cabang Tahuna.

“Dengan mengutip pidato DR Johannes Leimena bahwa GMKI bukan hanya sekedar organisasi melainkan adalah sekolah kader bagi para anggotanya, bahkan simpatisan yang mau belajar ber-GMKI,” ujarnya.

“Kami bangga bisa belajar di GMKI, melalui wadah ini kami dapat memahami cara manajemen organisasi, dapat menuangkan pokok-pokok pikiran untuk kemajuan bangsa dan memperoleh skill melalui pengalaman-pengalaman berorganisasi serta menjadi pemimpin muda yang berkarakter dan terpakai di semua lini. Sebab GMKI bukan sekedar organisasi saja melainkan juga sekolah pengkaderan bagi mahasiswa yang mau menjadi pemimpin,” unkap Liunsanda yang juga berprofesi sebagai pengacara.

Konfercab sendiri, lanjut Liunsanda, merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi ditingkatan cabang untuk memilih Badan Pengurus Cabang, membahas dan menetapkan APBO serta membahas dan menetapkan rekomendasi atau pokok-pokok pikiran bagi kelangsungan perjalanan organisasi.

“Informasi yang kami terima, sudah ada sekitar tiga kandidat yang siap menjadi ketua cabang dan empat orang yang bersedia menjabat posisi sekretaris cabang, hampir semua pengurus komisariat siap menjadi Badan Pengurus Cabang,” katanya.

Sementara itu, mengenai persiapan acara Konfercab XI, Ketua Tim Kerja Martsindy Rasuh mengatakan kegiatan yang akan diadakan ada tiga sesi, sesi pertama yakni Seminar Kebangsaan dan tampil sebagai pemateri diantaranya Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI Sahat Philip Sinurat bersama dua kandidat calon bupati Minahasa nomor urut satu Ivan Sarundajang dan nomor urut dua Royke Oktavianus Roring.

Sedangkan untuk sesi kedua yakni diskusi mengenai Sejarah, Visi dan Konstitusi GMKI oleh Forum Badan Pengurus Cabang Tondano Lintas Generasi dan Senior Members/Friends dilanjutkan dengan sesi ketiga persidangan.

“Kegiatan ini akan dihadiri Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow yang akan memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Konfercab XI. Pastinya kami selaku Tim Kerja sudah siap melaksanakan kegiatan ini. Dengan segala upaya yang dipersiapkan walaupun mungkin ada yang kurang, kami yakin Konfercab akan terselenggara dan menghasilkan generasi Badan Pengurus Cabang yang berkualitas,” kata Rasuh.

Ia mengatakan selain pemateri dalam seminar kebangsaan akan hadir juga Badan Pengurus Cabang lintas generasi bersama para senior Member/Friends GMKI Cabang Tondano yang akan berdialog mengenai pergerakan GMKI ke arah yang lebih baik.

“Kami berharap bahwa melalui Konfercab XI ini akan terjalin hubungan yang intens antara senior dan para kader atau anggota GMKI Cabang Tondano,” ungkapnya, seperti dikutip Antara. (mar)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

MINAHASA

Gawat Panwaslu Minahasa Temukan Ratusan APK Ilegal

Published

on

Ketua Panwaslu Minahasa Donny Rumagit

Sulutraya.com, Tondano – Panwaslu Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara menemukan ratusan Alat Peraga Kampanye (APK) ilegal yang masih terpasang di sejumlah titik.

“Hasil rekapan kami, ada APK ilegal yang masih terpasang. Diantaranya, APK milik Paslon nomor urut satu Ivan Sarundajang-Careig N Runtu terdiri dari baliho berjumlah 30, spanduk 10, bendera lima, sedangkan Paslon nomor urut dua masih ada 196 baliho yang masih terpasang dan 11 spanduk, 293 bendera,” ungkap Ketua Panwaslu Minahasa Donny Rumagit di Tondano, Minggu (18/2/2018).

Harusnya, kata Donny, selain APK yang dipasang KPU Minahasa, calon ataupun pendukung tidak boleh memasang sendiri, karena sudah diatur dalam regulasi undang-undang Pemilu.

“Namanya APK dipasang oleh KPU sebagai penyelenggara, bukan calon ataupun pendukung,” katanya.

Ia mengatakan saat ini Panwaslu telah merekomendasikan pelanggaran pada KPU untuk ditindaklanjuti.

“Mari kita berkompetisi secara sehat dan adil dengan menaati aturan main yang ada, jangan seakan-akan tidak mengerti aturan dan melanggar,” ujarnya.

Selain APK, Donny mengatakan, kiranya masing-masing pendukung calon untuk menjaga etika dalam Pilkada, hentikan hoax, hentikan politik uang, mari santun berkampanye dan menyatakan pendapat, jangan menyebarkan berita bohong.

“Penyebar berita hoax dapat dipidana enam tahun atau menjanjikan atau memberikan uang akan dipidana tiga sampai enam tahun penjara dan denda sampai Rp200 juta, jika terbukti maka Panwaslu berhak mendiskualifikasi Paslon. Jadi mari sama-sama wujudkan Pemilu yang bersih dan berintegritas,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam mengawasi Pilkada, sehingga berjalan dengan aman, damai dan bersih, kredibel dan tidak ada kecurangan.

“Jika Pilkada Minahasa sukses tanpa ada pelanggaran akan sangat menguntungkan daerah, maka dari itu saya berharap kita sukseskan Pilkada nanti, terutama diawali dari pengawasan,” ujarnya, seperti dikutip Antara. (mar)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending